Menunya masuk lewat foto.
Foto spanduk, PDF dari yang desain, file Excel, atau diketik langsung di chat. Nama, harga, sama yang dicoret ikut kebaca.
Karyawan AI buat usaha kecil
Warung, salon, bengkel, laundry. Pelanggan nanya harga, jam buka, sama masih ada atau enggak, di nomor WhatsApp yang udah mereka simpan. Siti yang jawab, pakai daftar sama harga kamu sendiri.
Mulai Rp375.000 sebulan, tanpa kontrak
Pelanggan tetap chat di nomor WhatsApp kamu. Kamu kasih instruksi lewat Telegram. Menu masuk dari file Excel, nota belanja kecatat ke Google Sheets, laporan dikirim lewat Gmail, dan foto produk naik sendiri ke Instagram, Facebook sama TikTok.
Telegram
TikTok
X
Excel
Google Sheets
Gmail
Website kamu
Chat yang kebales cepat jadi pesanan. Pesanan yang gak kelewat jadi omzet. Dan waktu yang tadinya habis buat bales chat, balik lagi ke kerjaan kamu.
+39%vs sebelum
Pesanan masuk
12 detikrata-rata
Waktu bales chat
-64%turun
Chat yang gak kebales
9 jamper minggu
Waktu yang kehemat
Pelanggan chat ke nomor yang sama kayak biasa. Siti yang bales: jam buka, harga, masih ada atau habis, sampai pesan tempat. Yang kamu kasih tahu sekali, dia inget seterusnya.
Contoh chat, bukan rekaman
Contoh percakapan antara pelanggan dan Siti.
Bukan buat gantiin siapa-siapa. Cuma biar kamu gak berhenti kerja tiap ada chat masuk.
Ngegaji orang buat pegang chat-nya
Rp2.000.000
Siti
Rp375.000sebulan
Semuanya jalan dari chat. Gak ada aplikasi baru buat kamu, dan gak ada yang harus dipelajarin pelanggan.
Foto spanduk, PDF dari yang desain, file Excel, atau diketik langsung di chat. Nama, harga, sama yang dicoret ikut kebaca.
Empat gaya, dari yang ramah sampai yang jawab seadanya. Ada kata yang kamu gak suka? Bilang sekali, Siti inget seterusnya.
Siti tahu kamu lagi buka atau enggak, dan jawabannya ikut berubah. Pelanggan gak dijanjiin apa-apa pas kamu tutup.
Pelanggan sebut jam sama berapa orang, Siti yang catat. Yang ditawarin cuma jam yang memang masih kosong.
Kirim fotonya apa adanya, bilang mau dipost. Captionnya Siti yang tulis, pakai gaya kamu sendiri.
Tiap kali Siti bilang "saya tanya yang punya dulu", itu kecatat. Lama-lama jadi daftar hal yang belum dia tahu soal usaha kamu.
Ini pertanyaan yang paling sering masuk sebelum orang mau nyoba. Jawabannya apa adanya.
Buka pusat bantuanEnggak. Siti jalan di nomor yang sama, yang udah dikenal pelanggan kamu. Dari sisi mereka gak ada yang berubah dan gak ada yang perlu di-install.
Siti nyambung lewat WhatsApp Business Platform, jalur resmi dari Meta yang emang disediain buat bisnis. Bukan aplikasi tempelan yang login pakai nomor kamu diam-diam. Itu bedanya sama tool yang bikin nomor kena blokir.
Koreksi lewat chat biasa, "bukan gitu, harusnya begini". Koreksinya disimpan dan dipakai terus, jadi salah yang sama gak keulang. Kalau lagi gak mau dipakai, Siti bisa kamu matiin lewat satu chat, jam berapa pun.
Kamu install Telegram, gratis, dan itu cuma buat ngobrol sama Siti. Kenapa Telegram: di situ Siti bisa nerima foto menu, PDF, sama file gede tanpa kena batasan. Pelanggan kamu tetap di WhatsApp dan gak install apa-apa.
Enggak usah. Foto aja. Kalau ada PDF atau file Excel-nya, kirim itu. Siti baca semuanya terus dibacain ulang ke kamu. Yang salah tinggal dibenerin satu baris.
Enggak. Tiap usaha punya memori sendiri yang kepisah. Menu, catatan, sama gaya bicaranya gak pernah ketemu punya orang lain.
Gak ada. Bulanan, berhenti kapan aja, cukup bilang. Gak ada penalti dan gak ada yang ditahan.
Paket A kalau kamu cuma mau chatnya kebales. Paket B kalau sosmednya mau ikut jalan. Bayar setahun sekalian, potong 20%.
Chat kamu kebales sendiri, 24 jam.
Rp300.000/bulan
Ditagih Rp3.600.000, setahun sekali.
Chatnya kebales, sosmednya ikut jalan.
Rp700.000/bulan
Ditagih Rp8.400.000, setahun sekali.
Semua yang di Paket A, plus:
Gak ada biaya setup dan gak ada kontrak. Satu paket buat satu tempat usaha. Kloter 1 disetup langsung bareng tim AG.

Setupnya dibantu. Menunya gak usah kamu ketik.
Gak ada biaya setup, gak ada kontrak.